Saung Angklung Udjo kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya sekaligus memperluas jangkauan ke dunia internasional. Melalui penyelenggaraan sertifikasi TOEIC bagi para pelaku seni dan staf operasional, Saung Angklung Udjo menegaskan kesiapannya untuk berinteraksi dan berkolaborasi di ranah global tanpa meninggalkan akar budaya. Pelaksanaan tes TOEIC berlangsung pada Senin 24 November 2025 di Kantor ITC Bandung selaku perwakilan resmi TOEIC di Indonesia. Melalui ujian ini, para peserta mendapatkan pemetaan objektif mengenai kemampuan berbahasa Inggris dalam konteks profesional dan internasional. Langkah ini sejalan dengan kebutuhan Saung Angklung Udjo yang kerap berinteraksi dengan wisatawan mancanegara serta tampil di panggung seni dunia sebagai duta budaya Indonesia. Selanjutnya, ITC Bandung yang diwakili Fanky Friendly berkesempatan bertemu dengan Kamila Putri Hidayat (Supervisor Public Relation), sekaligus cucu pendiri Saung Angklung Udjo di pentas tempat mereka menampilkan atraksi budaya. Antusiasme peserta terlihat jelas dari pengalaman mereka pada pelaksanaan tes. Yana mengungkapkan, โ€œMenurut saya sangat penting punya kemampuan bahasa Inggris karena kita sering ketemu turis mancanegara dan tampil ke luar negeri. Untuk bisa merepresentasikan budaya sangat perlu bisa berbahasa Inggris dengan baik. Dengan adanya TOEIC jadi bisa mengevaluasi kemampuan kita.โ€ Rifki turut menyampaikan apresiasinya, โ€œTes ini membuka kesempatan bagi kami untuk meningkatkan kemampuan dan mengetahui sejauh mana posisi kami saat ini.โ€ Penyelenggaraan sertifikasi TOEIC di Saung Angklung Udjo menjadi bukti bahwa pelestarian budaya tidak hanya berbicara tentang mempertahankan tradisi, tetapi juga tentang kesiapan membawa nilai budaya ke audiens internasional. Upaya ini diharapkan semakin memperkuat peran Saung Angklung Udjo sebagai ikon budaya yang menjembatani kearifan lokal dengan masyarakat dunia.